Barang dapat digolongkan menurut bagaimana permintaannya menanggapi perubahan pendapatan konsumen.
- Barang normal: permintaannya naik ketika pendapatan naik. Elastisitas pendapatannya positif. Contoh: pakaian bermerek, makan di restoran, liburan.
- Barang inferior: permintaannya justru turun ketika pendapatan naik, karena konsumen beralih ke pilihan yang dianggap lebih baik. Elastisitas pendapatannya negatif. Contoh: mi instan, transportasi umum kelas ekonomi.
Status sebuah barang bisa berbeda-beda bergantung pada tingkat pendapatan dan konteks konsumennya.
Contoh. Bagi mahasiswa, mi instan mungkin barang inferior; ketika ia mulai bekerja dan berpenghasilan lebih tinggi, konsumsi mi instannya menurun.