Kelangkaan adalah kondisi dasar ekonomi: kebutuhan manusia tidak terbatas, tetapi sumber daya untuk memenuhinya terbatas. Karena itu setiap pilihan menuntut pengorbanan, dan ini berlaku untuk semua orang — kaya atau miskin.
Kelangkaan memunculkan tiga pertanyaan pokok ekonomi: apa yang diproduksi, bagaimana memproduksinya, dan untuk siapa hasilnya. Barang yang jumlahnya terbatas relatif terhadap keinginan disebut barang ekonomi karena perlu pengorbanan untuk mendapatkannya; barang yang berlimpah seperti udara disebut barang bebas. Perlu diingat, langka berarti terbatas dibanding keinginan, bukan sekadar jumlahnya sedikit.
Contoh. Seorang siswa memiliki 3 jam untuk belajar. Jam yang sama tidak bisa dipakai untuk ekonomi dan matematika sekaligus, sehingga waktu yang langka memaksanya memilih.